Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Perkuat Ukhuwah, Pemdes Ngerong Santuni 124 Anak Yatim di Bulan Ramadhan

Sabtu, 14 Maret 2026 | Maret 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-14T12:57:07Z


PASURUAN, pojoktelu.com
Pemerintah Desa (Pemdes) Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama sekaligus pemberian santunan kepada anak yatim pada Sabtu,(14/03/26).

Acara yang mengusung tema "Indahnya Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadhan untuk Memperkuat Ukhuwah Islamiyah" ini berlangsung khidmat di Pendopo Nggayuh Kemulyaan Desa Ngerong.

Kegiatan yang telah menjadi tradisi rutin ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Ngerong, H. Jemik Sadiman, beserta jajaran perangkat desa, tokoh masyarakat, dan Camat Gempol, Bapak Hadi Mulyono.

Dalam sambutannya, Kades Ngerong, H. Jemik Sadiman, menyampaikan bahwa santunan ini merupakan bentuk rasa syukur dan upaya desa. Untuk memastikan kebahagiaan Ramadhan dirasakan oleh semua lapisan warga.

"Kami ingin 124 anak-anak kita ini merasa memiliki keluarga besar di pemerintahan desa yang selalu siap mendukung mereka," ujarnya.

Dirinya menambahkan, kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah desa dengan masyarakat. Sekaligus sebagai wujud kepedulian sosial terhadap sesama di bulan suci.

"Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Desa Ngerong berharap dapat meringankan beban warganya yang membutuhkan dan memastikan kebahagiaan bulan Ramadhan," tambahnya.

Lebih lanjut, Camat Gempol, Hadi Mulyono menyampaikan rasa apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Ngerong yang secara konsisten menjaga tradisi ini dengan baik ini.

"Sebanyak 124 anak yang hadir hari ini, bukan sekedar statistik melainkan amanah besar bagi kita semua. Untuk memastikan mereka tumbuh dengan baik, merasa disayangi, dan tidak merasa sendiri," paparnya.

Sesuai dengan tema hari ini "Indahnya Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadhan untuk Memperkuat Ukhuwah Islamiyah". Kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa persaudaraan kita melampaui urusan administratif pemerintahan. Inilah esensi dari ukhuwah—saling merasakan, saling membantu, dan saling menguatkan.

Acara berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan doa bersama suasana semakin hangat ketika memasuki waktu berbuka, di mana seluruh tamu undangan berbaur dalam kebersamaan, mencerminkan semangat ukhuwah islamiyah yang menjadi inti dari kegiatan tersebut. (*)
×
Berita Terbaru Update