Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sidoarjo Menuju Digital, 45 Sekolah Direvitalisasi, Ribuan Smartboard Mulai Difungsikan

Rabu, 15 April 2026 | April 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-15T07:13:36Z


SIDOARJO, pojoktelu.com
Wajah pendidikan di Kabupaten Sidoarjo terus bersolek. Sebanyak 45 satuan pendidikan mulai dari jenjang PAUD hingga SMA di Sidoarjo sukses menerima bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari pemerintah pusat. Tak hanya fisik bangunan, sentuhan teknologi juga hadir melalui Program Digitalisasi Sekolah.

Sebanyak 1.577 unit Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital (smartboard) kini telah terpasang di berbagai sekolah di Sidoarjo. Program yang bersumber dari tahun anggaran 2025 ini bertujuan menciptakan ekosistem belajar yang lebih interaktif dan modern.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, hadir langsung meresmikan hasil revitalisasi tersebut di Aula SMP Negeri 4 Sidoarjo, Selasa (14/4). Didampingi Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, Mendikdasmen mengapresiasi kolaborasi apik antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kami berterima kasih kepada Pemkab Sidoarjo yang telah mendukung program ini hingga terlaksana 100 persen,” ujar Prof. Abdul Mu'ti. 

Ia menjelaskan bahwa Sidoarjo merupakan bagian dari penerima manfaat nasional, di mana total anggaran untuk revitalisasi 45 sekolah di wilayah ini mencapai lebih dari Rp45 miliar. Secara nasional, Kemendikdasmen telah mendistribusikan 608 ribu unit IFP untuk mendukung kualitas pembelajaran di seluruh Indonesia.

“Kami berharap sarana yang telah dialokasikan ini dirawat dengan baik. Gunakan semaksimal mungkin untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sidoarjo,” pesannya.

Kabar baiknya, komitmen ini akan berlanjut. Pada tahun 2026, pemerintah pusat berencana menambah alokasi revitalisasi untuk 60 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia. 

Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, menyambut hangat bantuan ini sebagai langkah nyata meningkatkan mutu sarana pendidikan. Berdasarkan data tahun 2025, bantuan pusat menyasar 29 sekolah di bawah kewenangan kabupaten (2 TK, 24 SD, dan 3 SMP) dengan nilai Rp20,3 miliar.

Sejalan dengan pusat, Pemkab Sidoarjo juga jor-joran dalam membenahi pendidikan secara mandiri. Tercatat pada 2025, Pemkab menyerap Rp79,5 miliar untuk rehabilitasi sekolah, termasuk pembangunan SMPN 2 Tulangan dan SMPN 2 Prambon.

“Untuk tahun 2026, kami kembali menyediakan anggaran rehabilitasi sebesar Rp40,6 miliar,” ungkap Mimik.

Ia berharap sinergi ini terus diperkuat agar generasi Sidoarjo tumbuh menjadi pribadi yang unggul dan berdaya saing. “Kami berkomitmen memastikan program ini berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” pungkasnya. (*)
×
Berita Terbaru Update