Notification

×

Iklan

Iklan

Pasar Kepulungan Terbakar, Ratusan Pedagang Menanti Kepastian Pemkab Pasuruan

Senin, 28 September 2026 | September 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-28T10:08:12Z

PASURUAN, pojoktelu.com – Ratusan pedagang Pasar Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, kini didera ketidakpastian. Pasca-kebakaran hebat yang melanda pada Sabtu (26/9/2026) malam, mereka hanya bisa menunggu keputusan resmi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan terkait kelanjutan nasib tempat mereka mengais rezeki.

Hingga saat ini, langkah penanganan pasar termasuk rencana relokasi atau pembukaan kembali aktivitas perdagangan belum dapat dipastikan. Pasalnya, area pasar yang hangus terbakar masih diberi garis polisi guna kepentingan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Merespons kondisi tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan, Eka Wara Brehaspati, meninjau langsung sisa-sisa reruntuhan Pasar Kepulungan pada Senin (28/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Eka menggelar koordinasi kilat bersama pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta perwakilan pedagang.

Eka menegaskan bahwa kebijakan strategis mengenai pembangunan kembali maupun penanganan jangka panjang berada sepenuhnya di tangan pimpinan daerah. Peran DPMD saat ini berfokus pada pengawalan koordinasi di tingkat desa agar aspirasi pedagang tetap terakomodasi.

"Kewenangan eksekusi bukan di pihak kami, melainkan ranah Pemda dan pimpinan daerah. Kehadiran DPMD di sini adalah untuk terus menjalin komunikasi yang baik dengan Pemdes, Sekdes, Ketua BPD, hingga perwakilan pedagang untuk memetakan sejauh mana dampak dan masalah yang mereka hadapi," ujar Eka di lokasi.

Ia menambahkan, Pemkab Pasuruan tidak bisa gegabah dan harus menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian mengenai penyebab pasti kebakaran. Nantinya, penanganan teknis pasca-bencana ini akan melibatkan kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Perdagangan.

Ketika disinggung mengenai solusi jangka pendek seperti pembangunan pasar darurat bagi pedagang terdampak, Eka menyebut keputusan itu masih digodok di tingkat atas.

"Langkah-langkah strategis Pemda Pasuruan nantinya akan disampaikan secara resmi setelah ada keputusan dan arahan lebih lanjut dari pimpinan daerah, dalam hal ini Bupati Pasuruan," pungkasnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan kompleks Pasar Kepulungan masih menyisakan puing-puing hitam dan material bangunan yang roboh. Di tengah ketidakpastian itu, para pedagang berharap pemerintah daerah bisa bergerak cepat memberikan solusi tempat berjualan sementara demi menyambung urat nadi perekonomian mereka.
×
Berita Terbaru Update