Notification

×

Iklan

Iklan

Pasar Tradisional Kepulungan Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Capai Miliaran

Sabtu, 26 September 2026 | September 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-26T09:36:43Z

PASURUAN, pojoktelu.com - Kebakaran besar melanda Pasar Tradisional Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (26/9) siang. Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut menghanguskan hampir seluruh bangunan pasar yang menampung sekitar 200 kios dan toko.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kobaran api pertama kali terlihat warga sekitar pukul 12.30 WIB. Dalam waktu singkat, material bangunan yang mudah terbakar membuat api merambat cepat ke berbagai sudut pasar, disertai kepulan asap hitam pekat yang membubung tinggi.

Sekretaris Desa Kepulungan, Fahrudin Salim, menyatakan bahwa dirinya menerima laporan insiden tersebut sesaat setelah api menyala. Saat ia tiba di lokasi, kondisi kebakaran sudah meluas.

"Begitu saya sampai di lokasi, api sudah membesar. Hampir seluruh isi pasar terbakar dan tidak ada barang dagangan yang bisa diselamatkan," ujar Fahrudin.

Menurut Fahrudin, cepatnya perambatan api membuat sebagian besar pedagang tidak sempat mengevakuasi barang-barang mereka. Akibat kejadian ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

"Nilai kerugian pasti masih dalam proses pendataan oleh petugas, namun perkiraan sementara mencapai miliaran rupiah," tambahnya.

Untuk memadamkan api, tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan ke lokasi. Armada tersebut terdiri dari dua unit milik Pemkab Pasuruan dan satu unit bantuan dari PT Gudang Garam.

Upaya pemadaman juga dibantu oleh puluhan truk tangki air isi ulang milik swasta. Sejumlah personel kepolisian, TNI, relawan, serta warga setempat turut bahu-membahu melokalisasi api agar tidak merembet ke kawasan permukiman di sekitar pasar.

Hingga sore hari, petugas damkar dibantu warga masih melakukan proses pendinginan di lokasi kejadian guna memastikan seluruh titik api benar-benar padam. Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab utama kebakaran tersebut.
×
Berita Terbaru Update