Notification

×

Iklan

Iklan

Bahu-Membahu, Pemdes hingga Relawan Gempol Mulai Bersihkan Sisa Kebakaran Pasar Kepulungan

Senin, 05 Oktober 2026 | Oktober 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-05T15:21:11Z

PASURUAN, pojoktelu.com – Pasca-kebakaran hebat yang menghanguskan ratusan lapak dan kios sepekan lalu, Pasar Desa Kepulungan di Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, mulai dibersihkan. Para pedagang pasar bersama warga sekitar terlihat kompak bergotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran. Senin,(4/10/2026).

Aksi solidaritas ini juga dihadiri oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Kepulungan, relawan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kecamatan Gempol, serta PAC Ansor Gempol. Mereka bahu-membahu mempercepat proses pembersihan agar pasar bisa segera pulih dan beroperasi normal kembali.

Dengan peralatan manual seperti cangkul dan sekrop, warga dan relawan mengeluarkan satu per satu material sisa kebakaran dari dalam lapak dan kios. Menariknya, di tengah kondisi darurat ini, aktivitas perekonomian pasar desa terpantau tetap berjalan. Para pedagang yang lapaknya selamat dari amukan si jago merah tetap berjualan seperti biasa.

"Pembersihan lapak dan kios yang terbakar dimulai hari ini dan ditargetkan selesai maksimal dalam satu pekan ke depan," ujar Nur, salah seorang pedagang sayuran yang lapaknya ikut hangus terbakar.

Nantinya, puing-puing material yang masih memiliki nilai ekonomis akan dipilah untuk dijual sebagai rongsokan. Sementara itu, sampah material yang sudah tidak bisa digunakan lagi akan langsung diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Langkah pemilahan ini sejalan dengan arahan Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat. Ia berharap para pedagang bisa memanfaatkan material yang masih bernilai jual untuk meringankan beban mereka.

"Kemarin sudah saya sampaikan, untuk puing-puing yang masih bisa dijual, silakan dijual saja. Sedangkan yang sudah tidak bisa dijual, akan diangkut ke TPA oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH)," kata Samsul saat dikonfirmasi.

Terkait proses pemulihan pasar, Samsul meyakinkan para pedagang bahwa pemerintah daerah akan bergerak cepat. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, mulai dari pembangunan lapak sementara hingga penyaluran bantuan.

"Pembersihan material ini dilakukan agar lokasi siap untuk pembangunan kembali lapak dan kios semi-permanen. Anggarannya akan menggunakan dana Bantuan Tidak Terduga (BTT), yang saat ini prosesnya sedang berjalan dan tinggal menunggu pencairan," pungkasnya.
×
Berita Terbaru Update