Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Melalui Gemapatas, ATR/BPN Kabupaten Pasuruan Ajak Masyarakat Pasang Batas Tanah

Senin, 10 November 2025 | November 10, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-12T13:52:51Z


PASURUAN, pojoktelu.com
Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Pasuruan. Terus berupaya dalam menggalakkan mempercepat Gerakan Pemasangan Tanda Batas (Gemapatas) pada Senin,(10/11/25).

Pencanangan Gemapatas ini di pusatkan di kantor desa Sukolelo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Turut dihadiri oleh Kepala (ATR/BPN) Drs. Herman Hidayat, Kepala Aset Daerah Nurul Kholifah, Kasubag TU Totok Mashudianto, serta 14 kepala desa yang masuk dalam kategori desa binaan.

Dalam sambutannya, Kepala (ATR/BPN) Kabupaten Pasuruan. Drs. Herman Hidayat menjelaskan bahwa pemasangan tanda batas tanah. Sangatlah penting karena ini merupakan langkah awal pembentukan desa binaan untuk mewujudkan Jawa Timur menuju lengkap.

"Kami meminta agar masyarakat untuk lebih peduli dan sigap mengamankan hak atas tanahnya. Melalui Gemapatas ini nantinya dapat ditindak lanjuti hingga ke tingkat pemerintah desa bahkan hingga ke RT," jelasnya.

Pemasangan patok batas tanah dapat mencegah pencaplokan yang berujung pada. Sengketa lahan atau konflik yang berkepanjangan melalui hastag "Pasang Patok, Anti Cekcok, Anti Caplok". Dengan adanya Gemapatas, diharapkan, masyarakat dapat lebih peduli akan pentingnya memasang patok batas tanah.

"Kami berharap, melalui program ini dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki sertifikat tanah secara sah. Dengan demikian, supaya terhindar dari konflik lahan dan dapat meminimilasir masyarakat supaya lebih aman dalam memiliki tanah," terangnya.

Lebih lanjut, sebagai penutup rangkaian kegiatan ditandai dengan pemasangan tanda batas (Patok) di tanah warga dan juga tanah kas desa oleh Kepala Desa Sukolelo Muhammad Nur Maidin yang disaksikan secara langsung oleh Kepala (ATR/BPN) dan Forkopimcam Prigen. (Zaq/red)
×
Berita Terbaru Update