PASURUAN, pojoktelu.com
Fuji Subagiyo resmi terpilih secara aklamasi untuk memimpin Badan Pimpinan Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Pasuruan periode 2026-2031. Keputusan ini ditetapkan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VII yang berlangsung khidmat di Ballroom Hotel Royal Senyiur, Prigen.
Meski meraih dukungan penuh dari para anggota, Fuji mengakui bahwa periode kepemimpinannya kali ini dihadapkan pada tantangan besar. Dinamika ekonomi global serta lonjakan harga bahan baku menjadi isu krusial yang berdampak langsung pada biaya operasional sektor akomodasi dan kuliner.
Amanah ini cukup menantang. Karena itu, harapan besar kami adalah memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Pasuruan serta seluruh pemangku kepentingan. Kami ingin menggalang persatuan antar-asosiasi tanpa celah, agar kemajuan pariwisata Pasuruan bisa dinikmati bersama," ujar Fuji saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Menanggapi prediksi fluktuasi pendapatan di tahun 2026 akibat kenaikan harga bahan pokok, Puji mengimbau para pelaku usaha untuk tetap optimis. Menurutnya, kunci bertahan adalah strategi harga yang cerdas dan efisien tanpa mengorbankan kualitas agar tetap kompetitif di pasar.
Selain penguatan internal, PHRI Pasuruan di bawah komandonya juga berkomitmen memperluas jangkauan dukungan bagi UMKM lokal. Fuji menegaskan bahwa hotel-hotel di Pasuruan akan terus menjadi etalase produk lokal, namun dengan standar kualitas yang lebih ketat.
"Kami ingin mengangkat produk UMKM ke level yang lebih tinggi melalui proses kurasi. Kualitas adalah prioritas utama agar produk kita layak bersaing, mengingat tamu yang menginap bukan hanya wisatawan domestik, melainkan juga wisatawan mancanegara," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Muscab, Lukas Cahya Buana, memastikan bahwa seluruh proses pemilihan telah berjalan sesuai dengan AD/ART organisasi. Dari empat kandidat yang sempat muncul, hanya Puji Subagiyo yang berhasil memenuhi seluruh persyaratan administratif, termasuk mengantongi rekomendasi dari pimpinan pusat.
"Ini adalah amanah organisasi untuk lima tahun ke depan. Kami bersyukur seluruh tahapan pergantian pengurus berjalan lancar, transparan, dan sesuai prosedur yang berlaku," pungkas Lukas. (Zaq/red)
