Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Takziah ke Rumah Balita Korban Sungai Kalidawir, Wabup Mimik Idayana Tekankan Pentingnya Pengawasan Anak

Senin, 13 April 2026 | April 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-14T06:01:25Z


SIDOARJO, pojoktelu.com
Suasana haru menyelimuti kediaman almarhum Gibran Septian (2), balita yang menjadi korban arus Sungai Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin. Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, hadir langsung ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya dan memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan, Senin (13/4/2026).

Kedatangan Wabup Mimik didampingi oleh Kepala BPBD Sidoarjo, Sabino Mariano, serta Camat Tanggulangin, Arie Prabowo. Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini bertujuan untuk menguatkan hati keluarga atas musibah yang terjadi sekitar enam hari lalu tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Kami berdoa agar keluarga diberikan kesabaran, kekuatan, dan keikhlasan yang luar biasa dalam menghadapi ujian ini,” ujar Mimik saat menemui orang tua korban.

Mimik mengungkapkan bahwa pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai takdir Tuhan. Ia juga menyampaikan rasa syukur karena jenazah korban ditemukan dalam kondisi utuh, yang diharapkan dapat memberi sedikit ketenangan bagi keluarga.

"Keluarga sudah ikhlas dan menerima ini sebagai ujian dari Allah SWT. Kita semua mendoakan yang terbaik untuk almarhum ananda Gibran," tambahnya.

Meski demikian, musibah ini menjadi catatan serius bagi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Mimik menyoroti pentingnya meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan permukiman bantaran sungai. Ia berjanji akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memperketat pengawasan di wilayah-wilayah rawan.

“Ke depan, pengawasan di area pinggir sungai harus lebih ketat. Jangan sampai ada kelengahan, terutama bagi orang tua yang memiliki anak balita. Anak-anak usia di bawah dua tahun memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi terhadap air, namun mereka belum memahami bahayanya,” tegas Mimik.

Menutup kunjungannya, Mimik mengingatkan bahwa keselamatan anak adalah tanggung jawab bersama. Perhatian ekstra dari orang tua serta lingkungan yang aman menjadi kunci agar tragedi serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. (Zaq/red)
×
Berita Terbaru Update