Notification

×

Iklan

Iklan

Sidak Sentra Kuliner Gajah Mada, Wabup Sidoarjo Instruksikan Percepatan Revitalisasi

Selasa, 21 Juli 2026 | Juli 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-22T14:14:38Z

SIDOARJO, pojoktelu.com
Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.A.P., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Sentra Kuliner Gajah Mada, Sidoarjo, Selasa (21/7/2026). Langkah ini diambil untuk meninjau langsung kondisi fisik bangunan, fasilitas penunjang, serta geliat aktivitas para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan tersebut.

Dalam peninjauan tersebut, Mimik menemukan sejumlah persoalan krusial yang memerlukan penanganan cepat. Mulai dari kondisi fisik bangunan yang kurang terawat, penataan lapak yang belum optimal, hingga adanya retakan struktural di beberapa bagian bangunan yang berpotensi membahayakan keselamatan pedagang maupun pengunjung.

Mimik menegaskan, pemerintah daerah harus mengambil langkah nyata dan mempercepat penataan kawasan demi menggairahkan kembali roda perekonomian masyarakat setempat.

"Kasihan pelaku UMKM kita. Jangan sampai mereka terus bertahan dalam kondisi seperti ini. Penataan harus segera dilakukan agar tempat ini menjadi lebih layak, aman, dan mampu menarik lebih banyak pengunjung," ujar Mimik di sela-sela peninjauan.

Saat menyisir area, Wakil Bupati juga menyoroti tata letak lapak yang dinilai kurang merata. Beberapa lapak yang berada di zona belakang cenderung sepi karena minim terlihat oleh pengunjung. Ia menginstruksikan dinas terkait untuk mengatur ulang posisi pedagang agar seluruh pelaku usaha mendapatkan kesempatan ekonomi yang setara.

"Kalau yang di belakang terus sepi karena tidak terlihat, tentu tidak adil. Penataannya harus dipikirkan secara matang supaya semua pedagang memiliki peluang yang sama untuk berkembang," imbuhnya.

Tak hanya soal estetika, kondisi pilar bangunan yang kusam dan retak juga memicu perhatian serius. Mimik langsung meminta tim teknis untuk segera melakukan uji kelayakan struktur bangunan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kalau sampai ada bagian bangunan yang runtuh dan menimpa pengunjung atau pedagang, siapa yang bertanggung jawab? Keselamatan harus menjadi prioritas utama," tegasnya.

Merespons arahan tersebut, Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Amat Adi Subhan, menjelaskan bahwa kawasan seluas 2.147 meter persegi ini memang sedang dipersiapkan untuk program revitalisasi total dengan konsep yang lebih modern.

"Konsep yang kami siapkan tidak sekadar sentra kuliner, tetapi diintegrasikan menjadi pusat oleh-oleh UMKM Kabupaten Sidoarjo. Fasilitasnya akan dilengkapi ruang kelas untuk pelatihan dan pembinaan berkala bagi para pelaku usaha. Dokumen perencanaan sudah kami susun dan selanjutnya akan dibahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)," papar Amat.

Rencana perbaikan ini disambut baik oleh para pedagang. Ali Sabana, salah seorang penjual sop buntut yang sudah lama menggantungkan hidup di sentra kuliner tersebut, berharap revitalisasi ini mampu mengembalikan kejayaan kawasan Gajah Mada seperti beberapa tahun lalu.

Menurut Ali, kehadiran agenda hiburan berkala dahulu sangat efektif memikat daya tarik masyarakat.

"Alhamdulillah jika memang akan dikembangkan. Semoga tempat ini bisa kembali ramai. Dulu, keberadaan live music di malam hari dan kegiatan senam bersama setiap Minggu pagi sangat membantu mendongkrak penjualan kami. Mudah-mudahan daya tarik seperti itu bisa dihidupkan kembali," harap Ali.

Melalui sidak ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk mempercepat proyek penataan dan revitalisasi Sentra Kuliner Gajah Mada. Targetnya, kawasan ini bertransformasi menjadi pusat ekonomi kreatif yang aman, nyaman, tertata rapi, dan menjadi destinasi favorit baru bagi masyarakat.(*)
×
Berita Terbaru Update