PASURUAN, pojoktelu.com - Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan mencetak sejarah baru dalam kreatif dan perkarnavalan. Gelaran megah bertajuk "Kepulungan Night Carnival 2026" resmi digulirkan dengan menghadirkan 11 sound horeg papan atas yang siap menggetarkan aspal sepanjang rute utama.
Sound system raksasa tersebut akan mewakili dusun masing-masing untuk unjuk gigi dan memberikan performa audio terbaiknya. Berdasarkan data resmi kepanitiaan, berikut adalah daftar 11 dusun beserta lini sound horeg andalan yang turun gunung:
- Dsn. Kepulungan 2: Blizzard Audio (Powered by SPL Audio 457)
- Dsn. Arcopodo: KG Maximal Audio
- Dsn. Panjunan: Brewog Audio
- Dsn. Tugusari: Bofrgo Audio
- Dsn. Kabunan: LT Audio
- Dsn. Gondang: Faskho Sengox Blitar
- Dsn. Betas: Caji Jaya
- Dsn. Tamanan: Benny Music Audio
- Dsn. Kajang 2: Dinasty Audio
- Dsn. Kambeng: RS Pro Audio
- Dsn. Kajang 1: Kupu-Kupu Banjir Profesional Audio
Tidak hanya menjadi ajang "adu mekanik" kualitas audio, para peserta dari tiap dusun juga akan menampilkan maskot karnaval yang megah serta koreografi tarian estetik hasil kreativitas talenta lokal. Kolaborasi apik ini membuat atmosfer malam di kawasan Gempol menjadi sangat hidup dan meriah.
Guna mengantisipasi membeludaknya lautan manusia, pihak panitia bersama jajaran pengamanan setempat telah memetakan jalur rute karnaval secara matang serta menyiapkan sejumlah tempat parkir strategis. Langkah preventif ini diambil untuk meminimalkan potensi kemacetan sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar jalan utama Kepulungan.
Bagi para pencinta audio perkarnavalan, kegiatan ini menjadi momentum emas yang tidak boleh dilewatkan. Event ini menjadi bukti nyata kreativitas luar biasa dari para pemuda Kepulungan dalam mengemas hiburan rakyat menjadi tontonan yang rapi, spektakuler, sekaligus mampu mendongkrak perputaran roda ekonomi bagi warga sekitar.
Sementara itu, Ketua Panitia Kepulungan Night Carnival 2026, Ayik Santoso menyatakan rasa syukur dan bangganya atas tingginya antusiasme serta persatuan yang ditunjukkan oleh seluruh warga Desa Kepulungan.
"Alhamdulillah, tahun ini kami bisa menyatukan sebelas dusun dengan membawa nama-nama sound horeg terbaik di Jawa Timur. Persiapan ini memakan waktu berbulan-bulan, dan semuanya bisa terwujud berkat gotong royong serta kreativitas luar biasa dari pemuda karang taruna di tiap dusun," ujar Ayik.
Ayik juga menegaskan bahwa fokus utama panitia bukan sekadar pada adu gengsi audio, melainkan pada aspek keamanan dan dampak positif bagi perekonomian masyarakat lokal.
"Tujuan utama kami adalah menyajikan hiburan rakyat yang rapi, aman, dan spektakuler. Selain mengasah talenta tari dan seni maskot anak muda kita, event ini sengaja kami rancang agar bernilai ekonomi tinggi. Ribuan UMKM dan pedagang lokal malam ini bisa meraup rezeki," tambahnya.
Pihak panitia turut mengimbau seluruh penonton yang hadir untuk tetap tertib, mematuhi arahan jalur dan parkir dari petugas pengamanan, serta bersama-sama menjaga kondusifitas demi kelancaran acara hingga selesai.
