PASURUAN, pojoktelu.com - Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-1097 Kabupaten Pasuruan, Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali menggelar ajang tahunan bergengsi, Pasuruan Carnival 2026. Karnaval yang mengangkat kekayaan budaya, sejarah, dan kearifan lokal ini resmi dibuka oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, di depan Alun-alun Bangil pada Minggu (20/9/2026) pagi.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pasuruan, Agus Hari Wibawa, menjelaskan bahwa agenda tahunan ini diikuti oleh perwakilan dari 24 kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Selain itu, perwakilan desa/kelurahan di Kecamatan Bangil, komunitas seni dan budaya, lembaga pendidikan, serta berbagai elemen masyarakat turut ambil bagian.
"Total ada 39 kontingen yang berpartisipasi. Mereka berasal dari 24 kecamatan, serta 11 kelurahan dan 4 desa di Kecamatan Bangil. Setiap kontingen menampilkan kreativitas luar biasa yang menggambarkan potensi seni, budaya, sejarah, pariwisata, hingga ekonomi kreatif Kabupaten Pasuruan," ujar Agus.
Untuk menjaga kelancaran acara, penampilan peserta dibagi ke dalam empat sesi waktu yang diselingi jeda ibadah. Sesi pertama dimulai pagi hari hingga jeda salat Dzuhur. Sesi kedua berlangsung setelah Dzuhur hingga jeda salat Ashar. Sesi ketiga dilanjutkan setelah Ashar hingga jeda salat Magrib, dan sesi terakhir dilaksanakan bakda salat Isya hingga selesai.
"Kami perkirakan karnaval ini akan rampung sekitar pukul 19.00 atau 20.00 WIB. Mohon doanya dari seluruh masyarakat agar semua berjalan lancar," tambahnya.
Sepanjang rute, penampilan para peserta dinilai langsung oleh dewan juri yang kompeten. Aspek penilaian meliputi keindahan kostum, aksi teatrikal, kesesuaian tema, hingga pesan yang disampaikan. Pemenang mulai dari Juara I, II, III, hingga Harapan I, II, dan III akan langsung diumumkan pada hari yang sama melalui media sosial resmi Disparbud dan Pemkab Pasuruan.
Apresiasi tinggi datang dari Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo. Pria yang akrab disapa Mas Rusdi ini mengacungi jempol atas keseriusan dan totalitas seluruh peserta yang berhasil menampilkan ciri khas wilayahnya lewat balutan aksi teatrikal sejarah.
"Terima kasih untuk semua peserta yang luar biasa. Saya sangat bangga. Matur nuwun kepada para camat, kades, lurah, hingga sekolah dan lembaga yang telah tampil habis-habisan dalam Pasuruan Carnival 2026," ungkap Mas Rusdi bangga.
Dalam sambutannya, Mas Rusdi juga menitipkan pesan menyentuh kepada generasi muda Kabupaten Pasuruan. Ia mengajak pemuda untuk tidak sekadar menjadi penonton, melainkan motor penggerak pembangunan daerah.
"Jadikan kreativitas sebagai kekuatan, jadikan budaya sebagai identitas, dan manfaatkan teknologi sebagai sarana untuk memperkenalkan potensi Kabupaten Pasuruan kepada dunia yang lebih luas," ajaknya penuh semangat.
Tak lupa, Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), aparat keamanan, pelaku usaha, serta masyarakat di sepanjang jalur karnaval yang menjaga ketertiban acara.
Ia berharap, Pasuruan Carnival 2026 tidak hanya menjadi sarana hiburan dan pemersatu dalam keberagaman, tetapi juga membawa dampak nyata bagi perekonomian lokal, khususnya para pelaku UMKM, sekaligus mendongkrak kunjungan wisata.
"Mari kita tunjukkan bahwa keberagaman budaya dan kreativitas adalah kekuatan yang menyatukan kita. Dari Pasuruan untuk Indonesia. Dari budaya lahir kreativitas, dari kreativitas tumbuh ekonomi. Pasuruan Bangkit, bersama kita bisa," pungkasnya.
