PASURUAN, pojoktelu.com - Pengurus Cabang Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI Kabupaten Pasuruan) resmi menggelar ajang bergengsi Kejuaraan Bulutangkis Indocock Bupati Pasuruan Open 2026.
Turnamen badminton skala daerah ini dipusatkan di Bayu Kencana Sport Center, Desa Winong, Kecamatan Gempol, dan dibuka secara resmi oleh Ibu Bupati Pasuruan sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo, pada Selasa (15/9/2026)
Dimulainya kejuaraan ditandai secara simbolis lewat prosesi pemukulan shuttlecock pertama ke tengah lapangan oleh Merita Rusdi Sutejo. Aksi tersebut dilakukan bersama Ketua PBSI Kabupaten Pasuruan, Ketua Dewan Pengawas PBSI Jawa Timur, Kepala Dispora, serta Ketua KONI Kabupaten Pasuruan.
Ketua Pengcab PBSI Kabupaten Pasuruan, drg. Nur Rahmawati, menjelaskan bahwa kejuaraan ini akan berlangsung selama empat hari, yakni mulai 15 hingga 18 September 2026. Agenda utama dari turnamen ini adalah menjaring bibit-bibit muda potensial yang memiliki kemampuan di atas rata-rata, sekaligus memasyarakatkan olahraga bulutangkis secara lebih luas.
"Negara kita sejak dulu sangat terkenal lewat prestasi bulutangkisnya. Oleh karena itu, kami menggelar kejuaraan ini semata-mata agar kecantikan dan kecintaan anak-anak di Kabupaten Pasuruan terhadap olahraga bulutangkis semakin tumbuh subur," ujar drg. Nur Rahmawati yang akrab disapa Titik tersebut.
Titik menambahkan, kompetisi tahun ini menyajikan total 27 kelompok pertandingan yang bervariasi. Guna mendongkrak motivasi para peserta, panitia juga telah menyiapkan total hadiah menggiurkan yang mencapai Rp100 juta.
"Total hadiahnya sebesar 100 juta rupiah. Kami berharap ini menjadi suntikan semangat bagi para atlet untuk mengeluarkan kerja keras terbaiknya demi meraih gelar juara," imbuh Titik.
Apresiasi tinggi datang dari Ibu Bupati Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo. Ia melihat antusiasme serta bakat yang ditunjukkan oleh anak-anak peserta turnamen sangat menjanjikan bagi masa depan dunia olahraga daerah.
Dirinya menaruh harapan besar agar dari lapangan bumi Kabupaten Pasuruan ini, kelak lahir atlet-atlet legendaris baru yang mampu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
"Tetap semangat, saya lihat adik-adik di sini jago-jago semua. Tinggal kepercayaan diri yang perlu terus dipupuk, selalu optimis, dan semoga keberuntungan membawa kalian menjadi juara di turnamen ini. Semoga ada Next Susi Susanti atau Next Kevin Sanjaya yang lahir dari Pasuruan," tutur Merita memberi motivasi.
Di kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawas Pengprov PBSI Jawa Timur, Sutirta, turut memberikan testimoni positif. Berdasarkan catatannya selama beberapa tahun terakhir, delegasi bulutangkis asal Kabupaten Pasuruan memang konsisten mewarnai peta persaingan di level provinsi hingga nasional.
"Saya menyaksikan sendiri bagaimana atlet-atlet dari Kabupaten Pasuruan ini selalu tampil kompetitif dan kerap kali menyumbangkan prestasi membanggakan bagi tingkat Jawa Timur," ungkap Sutirta.
Melalui konsistensi turnamen seperti Kejuaraan Bulutangkis Indocock Bupati Open 2026 ini, Sutirta berharap pola pembinaan usia dini di tingkat akar rumput terus diperkuat. Hal ini krusial agar mata rantai generasi pebulutangkis andalan tidak terputus, sehingga Jawa Timur tetap kokoh menjadi salah satu barometer prestasi bulutangkis nasional.
"Harapan dari Pengprov, pembinaan berkala wajib ditingkatkan supaya regenerasi tidak terputus. Biasanya, ajang seperti ini selalu dipantau oleh pemandu bakat yang jeli melihat potensi calon atlet berkualitas," pungkas Sutirta.
