Notification

×

Iklan

Iklan

Tindak Lanjut Arahan Ditjenpas, Lapas Kelas IIB Pasuruan Gelar Operasi Gabungan Bersama APH

Kamis, 17 September 2026 | September 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-18T02:33:47Z

PASURUAN, pojoktelu.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasuruan menunjukkan komitmen total dalam memberantas peredaran narkoba dan barang terlarang. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya Operasi Gabungan berskala besar bersama Aparat Penegak Hukum (APH) pada Kamis (17/9/2026). 

Operasi ini melibatkan 15 personel gabungan yang terdiri dari Polres Pasuruan Kota, Koramil, dan BNNK Pasuruan. Bersama seluruh pegawai Lapas Pasuruan, tim gabungan menyisir blok hunian dengan sasaran narkoba, telepon seluler (HP) ilegal, senjata tajam (sajam), serta benda terlarang lainnya. Tak hanya razia fisik, petugas dan warga binaan juga diwajibkan menjalani tes urine. 

Kegiatan diawali dengan apel gabungan di Aula Sahardjo Lapas Pasuruan. Apel tersebut dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Pasuruan, Adipta Yudha. Sementara itu, Kepala Lapas Pasuruan, Fahmi Rezatya Suratman, bertindak sebagai pembina apel sekaligus memimpin langsung jalannya operasi di lapangan. 

Fahmi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) terkait pelaksanaan operasi gabungan serentak bersama APH yang dijadwalkan berlangsung pada 15–25 September 2026. 

Dalam arahannya, Fahmi menegaskan bahwa kolaborasi erat dengan APH adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam lingkungan Lapas. 

"Operasi gabungan ini adalah wujud komitmen bersama untuk memastikan Lapas Pasuruan tetap aman dan kondusif. Kami tidak bisa bergerak sendiri. Sinergi dengan Polres Pasuruan Kota, Koramil, dan BNNK sangat krusial, terutama dalam mencegah masuknya narkoba, HP, sajam, maupun barang selundupan lainnya," tegas Fahmi. 

Ia juga menambahkan bahwa seluruh jajaran Lapas Pasuruan berkomitmen penuh untuk mendukung jalannya operasi secara profesional, bersih, dan transparan. 

"Kami ingin memastikan seluruh petugas memiliki integritas yang sama. Melalui operasi ini, kami juga menggelar tes urine sebagai langkah konkret pencegahan dan deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkoba di dalam Lapas," pungkasnya. 

Jalannya operasi gabungan tersebut berlangsung aman, tertib, dan humanis. Langkah progresif ini menjadi bukti nyata penguatan sinergitas antarinstansi demi mewujudkan Pemasyarakatan yang bersih dari narkoba (Bersinar) serta menciptakan lingkungan yang tertib dan kondusif.
×
Berita Terbaru Update