Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

SMP Negeri 1 Bangil Tidak Hanya Jual Seragam, Juga Narik Uang Test Psikologi.

Selasa, 30 Mei 2023 | Mei 30, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-06-01T03:40:54Z

Pasuruan, pojoktelu.com.
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Merupakan kegiatan rutin di setiap tahun, namun tidak sedikit pihak sekolah melanggar aturan yang sudah ditentukan oleh pemerintah, Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun, merupakan program Pemerintah dan semua kebutuhan siswa sudah di caver oleh pemerintah melalui dana BOS namun pihak sekolah masih tetap membebani walimurid, berbagai macam dalih yang dilakukan mulai dari jual beli seragam, Test Psikologi hingga dana infaq ini semua jelas melanggar aturan yang ada namun tetap saja dilakukan oleh beberapa sekolah salah satunya di SMP Negeri 1 Bangil.

SMP Negeri 1 Bangil tidak hanya menjual seragam sekolah, pihak sekolah juga menarik uang Test Psikologi sebesar Rp. 95 rihu rupiah, walimurid yang sudah terbebani dengan uang seragam yang mencapai 1,8 juta rupiah juga harus membayar uang Test Psikologi  sebesar 95 ribu rupiah, melalui WhatsApp (WA) Pribadinya Kepala Dinas Pendidikan & kebudayaan Kabupaten Pasuruan (Hasbollah) awak media meng konfirmasi terkait dengan adanya biaya Test Psikologi & seragam tersebut, sayangnya hanya di buka dan di baca oleh Hasbollah namun tidak di balas.


Salah satu wali murid yang tidak mau di sebutkan namanya juga mengatakan bahwa, "Sebenarnya berat, ingin mempunyai anak yang berpendidikan pasalmya harus mengeluarkan uang jutaan rupiah demi anak yang di sayanginya, pendidikan gratis hanyalah isapan jempol belaka, faktanya saya harus keluarkan uang jutaan rupiah lo mas, apalagi status saya janda bapaknya sudah meninggal beberapa tahun yang lalu, tidak ada yang memberi nafkah, saya kerja sendiri ya demi anak mau ndak mau mas, ngikuti aturan sekolah, harus bayar jutaan rupiah, "begitu ucap salah satu walimurid SMPN 1 Bangil.

Salah satu ketua LSM yang peduli terhadap dunia pendidikan Anjar Supriyanto mengatakan bahwa, "Saya atas nama pribadi dan ketua LSM GP3H 
tidak pernah bermitra dengan sekolah manapun baik SD, SMP, maupun SMA/K. LSM kami selama ini cuma mengawasi bilamana ada kesalahan, kami memberikan solusinya dan menunjukkan sesuai dengan pagu regulasinya salah satunya tahun lalu adalah SMPN 1 Bangil (Bu Prapti) dulu terkait dengan Test Psikologi dan jual beli seragam, itu dulu bilang karena pesanan.....komite, itu memang pebisnis dan sempat berdebat dengan saya karena keseragaman takut tidak sama, dan ahirnya kita melakukan audiensi dengan beberapa wali murid dan pak kadis Hasbollah, dan pak Hasbollah mengutarakan bahwa pemikiran saya dan pak Hasbollah sama, dan saat itu juga bu prapti berjanii tidak akan melakukan jual beli seragam dan test psikolog lagi, namun faktanya Bu Prapti tahun ini tetap melakukannya. Sebagai Kepala Sekolah yang bijak, JANGANLAH ADA DUSTA DI ANTARA KITA. (Ony). Bersambung......


×
Berita Terbaru Update