PASURUAN, pojoktelu.com
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kepedulian sosial ditunjukkan oleh Kepala Desa Kepulungan, Didik Hartono. Sebanyak 160 janda dhuafa menerima santunan dalam acara buka bersama dan doa lintas generasi yang digelar di kediamannya, Dusun Kabunan, Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Selasa (17/3/2026).
Suasana khidmat menyelimuti kediaman kades saat ratusan ibu-ibu lansia tersebut melantunkan doa bersama dan pembacaan diba’. Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan paket bingkisan dan penyerahan santunan secara langsung oleh Didik Hartono.
Dalam sambutannya, Didik menjelaskan bahwa aksi sosial ini bukanlah agenda baru. Ia telah rutin menggelar santunan serupa sejak tahun 2016, jauh sebelum dirinya mengemban amanah sebagai kepala desa.
“Ini adalah bentuk syukur dan agenda rutin kami setiap tahun. Alhamdulillah, sejak 2016 hingga sekarang saat menjabat kades, kegiatan ini tetap istiqomah terlaksana,” ujar Didik.
Keberhasilan acara tahun ini, lanjut Didik, tidak lepas dari dukungan para kolega dan mitra strategis, termasuk organisasi Barisan Haji Sobri (BHS). Sebagai bagian dari keluarga besar BHS cabang Bangil, Didik merasa mendapat suntikan semangat untuk terus menebar manfaat bagi warga yang membutuhkan.
“Alhamdulillah, tahun ini kami mendapat dukungan penuh dari BHS. Kebetulan saya juga aktif di BHS cabang Bangil, sehingga sinergi ini berjalan sangat baik,” tambahnya.
Satu hal yang ditegaskan Didik adalah kemandirian anggaran dalam kegiatan tersebut. Ia memastikan bahwa seluruh bantuan berasal dari dana pribadi dan dukungan kolega, tanpa menyentuh anggaran pemerintah desa sedikit pun.
“Saya tegaskan, ini murni dana pribadi dan sokongan dari para sahabat. Sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan anggaran desa (APBDes). Ini murni bentuk pengabdian pribadi saya kepada masyarakat,” tegasnya.
Melalui santunan ini, Didik berharap beban ekonomi para janda dhuafa di wilayahnya dapat sedikit teringan, terutama dalam menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang lebaran.
“Semoga bantuan yang tidak seberapa ini bisa membuat emak-emak tersenyum. Setidaknya, mereka tidak perlu lagi risau memikirkan kebutuhan sembako untuk hari raya nanti,” pungkas Didik. (Zaq/red)
