Notification

×

Iklan

Iklan

Gelar Hearing, Komisi II DPRD Pasuruan Dorong Percepatan Listrik di Desa Sedaeng Kecamatan Tosari

Senin, 27 April 2026 | April 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-28T04:47:38Z


PASURUAN, pojoktelu.com
Harapan warga Desa Sedaeng, Kecamatan Tosari, untuk menikmati aliran listrik yang stabil kini menemui titik terang. Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan menggelar rapat dengar pendapat (hearing) dengan mempertemukan pihak PLN, Perhutani, dan Pemerintah Desa (Pemdes) pada Senin (27/04/2026).

Langkah strategis ini dilakukan untuk mengurai kendala proyek penyambungan jaringan listrik yang sempat mandek selama beberapa pekan. Hambatan utama muncul karena jalur kabel harus melintasi kawasan hutan lindung, yang secara aturan memerlukan izin prinsip khusus.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait kini terus melakukan koordinasi intensif dengan dua BUMN tersebut. Tujuannya, memastikan jalur distribusi tetap efisien tanpa melanggar ketentuan konservasi alam yang berlaku.

Manajer PLN UP3 Pasuruan, Agus Susanto, menjelaskan bahwa pemasangan tiang listrik belum dapat dilanjutkan sebelum adanya legalitas atau izin prinsip yang sah. Ia menegaskan, rute melewati kawasan hutan tersebut terpaksa diambil karena menjadi opsi paling memungkinkan secara teknis.

“Rute itu adalah akses satu-satunya yang paling memungkinkan untuk menjangkau rumah warga di Desa Sedaeng,” ujar Agus usai rapat di gedung DPRD Kabupaten Pasuruan.

Di sisi lain, pihak Perhutani menyambut positif aspirasi masyarakat tersebut. Adm Perhutani, Ivan Cahyo Susanto, menyatakan pihaknya siap melakukan pembaruan data titik koordinat jalur jaringan listrik. Evaluasi ulang diperlukan untuk memastikan keamanan dan kesesuaian lokasi pemasangan tiang dengan rencana yang sempat tertunda.

“Kami akan mempercepat proses administrasi melalui surat dari Kepala Desa agar pemeriksaan lapangan dan rincian biaya bisa segera difinalisasi,” ungkap Ivan.

Ia menambahkan bahwa tim perencanaan akan dilibatkan untuk memastikan lokasi di area hutan tetap aman.

Targetnya, penyalaan listrik di wilayah tersebut dapat terealisasi tahun ini melalui kolaborasi maksimal antarinstansi. DPRD Kabupaten Pasuruan memberikan perhatian serius pada isu ini, mengingat warga Sedaeng sudah mendambakan layanan listrik sejak belasan tahun silam.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, Febri Irawan Darwis, menegaskan bahwa anggaran dari pemerintah pusat sebenarnya sudah tersedia. Fokus utama saat ini adalah percepatan perizinan di lingkup Perhutani.

“Program listrik desa sudah ada anggarannya. Sekarang tinggal bagaimana perizinan di Perhutani bisa dipercepat. Kami berharap proses ini segera rampung agar penantian panjang warga sejak tahun 2013 segera berakhir,” paparnya.

Senada dengan hal itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Agus Setya Wardhana, berharap realisasi proyek ini bisa segera menjangkau Dusun Wonokoyo, Desa Sedaeng, yang dihuni kurang lebih 85 Kepala Keluarga (KK).

Sebagai putra daerah kelahiran Tosari, Agus menaruh harapan besar agar seluruh wilayah di pelosok Pasuruan segera teraliri listrik secara merata. 

"Ini sejalan dengan program Bapak Presiden mengenai 'Indonesia Terang'. Kami ingin warga di Dusun Wonokoyo juga secepatnya merasakan manfaat listrik untuk kehidupan sehari-hari," pungkasnya. (Zaq/red)
×
Berita Terbaru Update