Notification

×

Iklan

Iklan

Bukan Sekadar Kumpul, Serikat Pekerja Pasuruan Perkuat Solidaritas yang Lebih Modern

Jumat, 17 April 2026 | April 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-18T02:41:23Z


PASURUAN, pojoktelu.com
Serikat Pekerja sukses menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di Hotel Inna Tretes, Prigen, Pasuruan, pada Jumat (17/04/2026). Forum strategis ini menjadi momentum konsolidasi kelembagaan sekaligus penguatan kapasitas organisasi dalam merespons dinamika ketenagakerjaan, transformasi regulasi, serta tuntutan hubungan industrial yang kian kompleks.

Mengangkat tema "Menuju Solidaritas Serikat yang Modern, Adaptif, dan Produktif", Rakercab dibuka secara khidmat dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Serikat Pekerja. Agenda ini dihadiri oleh jajaran pengurus, perwakilan anggota, serta unsur manajemen perusahaan.

Plant Director Pasuruan, Asep Mawan Ruswandi, yang membuka acara secara resmi, menekankan pentingnya menjaga harmoni antara manajemen dan serikat.

"Sebagai mitra, kami mengedepankan kolaborasi dan musyawarah. Duduk bersama untuk mencari solusi terbaik adalah kunci. Hubungan industrial yang sehat hanya tercipta jika kedua belah pihak saling mendengar demi kepentingan bersama," tegas Asep.

Sisi substantif Rakercab difokuskan pada pemahaman norma ketenagakerjaan terbaru. Hadir sebagai narasumber, Faisal Rizza, S.H., M.H. dari Kementerian Ketenagakerjaan RI, memaparkan implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 166/PUU-XXI/2023.

Faisal Rizza menekankan empat poin krusial: reposisi peran serikat dalam sistem nasional, penguatan dialog sosial, optimalisasi LKS Bipartit, serta pendekatan preventif dalam penyelesaian perselisihan. Ia juga mengapresiasi kemandirian serikat dalam memperkuat kapasitas internalnya.

"Langkah ini sangat strategis. Tema modern, adaptif, dan produktif sangat selaras dengan kebijakan nasional. Serikat bukan lagi sekadar penyeimbang, melainkan mitra strategis untuk menciptakan hubungan industrial yang adil dan stabil," ujar Faisal.

Memasuki Sidang Pleno, agenda dimulai dengan evaluasi kinerja tahun berjalan dan identifikasi isu kesejahteraan pekerja. Peserta kemudian terbagi ke dalam tiga komisi utama:

- Komisi Organisasi: Fokus pada tata kelola dan kaderisasi.
- Komisi Program & Advokasi: Strategi perlindungan hak anggota.
- Komisi Keuangan & Kesejahteraan: Evaluasi kebijakan ekonomi pekerja.

Ruang deliberatif ini menghasilkan berbagai rekomendasi berbasis kebutuhan riil di lapangan. Hari pertama ditutup dengan refleksi nilai perjuangan untuk memperkuat ideologi dan tanggung jawab moral organisasi.

Melalui Rakercab ini, Serikat Pekerja Pasuruan menegaskan komitmennya bertransformasi menjadi organisasi berbasis pengetahuan (knowledge-based union). Dengan sikap responsif terhadap perubahan, serikat siap berperan aktif dalam menciptakan ekosistem kerja yang produktif, berkeadilan, dan berkelanjutan. (Zaq/red)
×
Berita Terbaru Update