Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Diduga Demi Popularitas, Aksi Kasun Watukopo Kesampingkan Adab Dan Etika

Sabtu, 04 April 2026 | April 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-04T08:15:31Z


PASURUAN, pojoktelu
Aksi tak terpuji "karaokean" yang dilakukan oleh oknum staff Desa Gajahrejo yang berinisial "DN" di kantor Pemdes setempat perlahan mulai terkuak kapasitasnya dilingkungan Pemerintah Desa setempat.

Oknum perempuan dalam video yang lagi asik berkaraoke di kantor Pemdes tersebut diketahui menjabat sebagai Kepala Dusun (Kasun) Dusun Watukopo Desa Gajahrejo Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan.

Hal tersebut terungkap dan dibenarkan oleh Kades Gajahrejo Kasiono setelah dikonfirmasi awak media perihal kegiatan yang tak patut ditiru serta mencoreng lembaga maupun instansi Pemerintah Desa khususnya Pemerintah Kabupaten Pasuruan itu sendiri.

"Iya mas, itu buk Kasun Watukopo," beber Kades Gajahrejo Kasiono.

Kegiatan yang di luar nalar tersebut diduga dilakukan demi sebuah popularitas di sosmed dengan mengesampingkan adab dan etika tanpa disadari bahwa apa yang dilakukan telah menyakiti perasaan masyarakat luas di Kabupaten Pasuruan khususnya warga sekitar Desa Gajahrejo.

Dugaan bahwa oknum Kasun Watukopo berinisial "DN" tersebut lebih mementingkan popularitas dari pada hal lainnya tak lepas dari banyaknya unggahan di sosmed khususnya tiktok yang mempertontonkan kegiatannya sambil berjoget dengan seragam lengkap kedinasan.

Dari kolom komentar juga diketahui banyak nitizen mencibir aksi karaokean di kantor Pemdes setempat lantaran dilakukan tidak pada tempatnya, apalagi dilakukan pada saat jam kerja. 

"Iki seng goblok mbek gak waras iku seng delok opo seng karaokean Nang balai Desa se, kantor deso kok dek gawe nyanyi sak enake dewe ae ( ini yang bodoh sama gila itu yang lihat apa yang karaokean di kantor desa, kantor desa kok di buat tempat bernyanyi sesuka hati)," ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Dirinya juga menyampaikan bahwa prilaku oknum staff Desa yang berinisial "DN" tersebut sama halnya merendahkan Bupati Rusdi dan membuat malu masyarakat Desa Gajahrejo pada umumnya.

"Umum e ae gawe kudung, uteke Nang dengkul. Isin-isin i deso ae (umumnya atau busananya pakai kerudung, otaknya di dengkul. Malu-maluin Desa saja," imbuhnya.

Kades Gajahrejo Kasiono juga menyampaikan bahwa dirinya akan menindaklanjuti informasi yang viral serta membuat malu tersebut.

"Saya selaku pimpinan di Desa sebagai Kepala Desa tidak tau dengan adanya tiktok yang d buat oleh salah satu perangkat Desa yg melakukan postingan di media sosial di jam kerja, saya akan memberikan teguran agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali dan ini akan menjadi pelajaran buat perangkat yg lain agar lebih hati-hati menggunakan media sosial."

"Hari Senin saya dipanggil pak Camat untuk menghadap terkait perkara itu," imbuhnya.

Hingga saat ini, oknum Kasun Watukopo berinisial "DN" tidak memberikan statement apapun atau bungkam saat dikonfirmasi awak media melalui aplikasi whatsApp, bahkan terkesan menghindar dengan memblokirnya.

Disisi lain, Ketua BPD Desa Gajahrejo Darsono saat dikonfirmasi awak media perihal kejadian tersebut tidak memberikan statement apapun meski pesan nampak sudah terkirim dan terbaca. Seakan tupoksi pengawan yang melekat tidak dijalankan dan hanya makan gaji buta.

Sementara itu, Camat Purwodadi saat dikonfirmasi awak media perihal hal tersebut tidak memberikan statement apapun terkait langkah dan kebijakan yang akan diambil terkait kejadian itu sendiri.

"Nggeh pak trmksh infonya...kmi koordinasikan dengan kades supaya dilakukan pembinaan," ujarnya. (por/red)
×
Berita Terbaru Update