SIDOARJO, pojoktelu.com
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, resmi membuka Gebyar Pasar Rakyat Komunitas Bahan Pokok di Alun-alun Sidoarjo, Minggu (19/7).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Paguyuban Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Sidoarjo ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus mempermudah akses masyarakat terhadap sembako murah.
Agenda ini diawali dengan senam bersama yang diikuti oleh ratusan warga sejak pagi hari. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, memadati area Alun-alun Sidoarjo untuk berolahraga sekaligus berbelanja kebutuhan pokok pokok dengan harga di bawah rata-rata pasar. Di pasar rakyat ini, komoditas utama seperti minyak goreng kemasan 2 kg, beras kemasan 5 kg, dan gula pasir kemasan 1 kg laku keras diserbu pembeli.
Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bukti konkret sinergi antara pemerintah daerah dan Paguyuban KDMP. Langkah kolaboratif tersebut sejalan dengan komitmen Pemkab Sidoarjo dalam mendukung program pemerintah pusat untuk mengendalikan inflasi dan menjamin keterjangkauan pangan.
"Saya berharap warga Sidoarjo tidak perlu panik atau khawatir menghadapi fluktuasi harga bahan pokok. Pemerintah hadir melalui berbagai program taktis, salah satunya dengan memberdayakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," ujar Sriatun.
Lebih lanjut, Sriatun memaparkan bahwa saat ini sudah ada 68 KDMP di wilayah Kabupaten Sidoarjo yang aktif beroperasi dengan tren perkembangan usaha yang positif. Ia pun berpesan agar eksistensi koperasi ini tidak hanya bersifat momentum dalam acara tertentu, melainkan harus berkelanjutan menjadi andalan utama warga.
"Kami meminta seluruh pengurus KDMP konsisten melayani masyarakat setiap hari. Jaga agar harga yang ditawarkan tetap bersaing dengan pasar konvensional, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap koperasi terus meningkat," tambahnya.
Di samping itu, sinergi lintas sektor dengan Dinas Koperasi, Dinas Pangan dan Pertanian, serta instansi terkait lainnya harus terus diperkuat. Kombinasi antara pasar murah sembako, stand produk UMKM, dan wisata kuliner diharapkan mampu menjadi penggerak roda ekonomi lokal.
Penyelenggaraan pasar rakyat ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Sunarti, salah satu pengunjung, menyampaikan apresiasinya karena program ini sangat meringankan beban belanja dapur bulanan keluarga.
"Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo atas pasar murah ini. Di tengah naiknya berbagai harga barang, kegiatan ini sangat membantu keuangan warga kecil. Kami berharap pasar rakyat seperti ini rutin diadakan," pungkas Sunarti. (Zaq/Son/red)
