Notification

×

Iklan

Iklan

Karnaval Desa Ngerong Pasuruan Sukses Pukau Ribuan Penonton

Minggu, 23 Agustus 2026 | Agustus 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-24T05:02:40Z

PASURUAN, pojoktelu.com
Ribuan warga memadati sepanjang jalan Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan untuk menyaksikan pagelaran seni budaya yang berlangsung meriah. Acara karnaval ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Sebanyak 20 tim dari berbagai dusun ambil bagian dalam kegiatan yang memadukan kreativitas warga tersebut. Penonton disuguhi berbagai kreativitas, mulai dari kostum megah bak raja dan ratu, pakaian adat yang dimodifikasi, hingga busana unik dari bahan daur ulang.

Kemeriahan makin terasa dengan dentuman sound system berdaya besar di atas truk yang membawakan musik bertenaga bass kuat. Alunan musik tersebut mengiringi koreografi rancak para peserta di sepanjang rute karnaval.

Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Desa Ngerong, Jemik Sadiman. Sebelum melepas para peserta, kegiatan diawali dengan doa bersama pembacaan Surat Al-Fatihah, lalu dibuka secara resmi dengan mengucap basmalah.

Dalam sambutannya, Jemik mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, mengedepankan semangat gotong royong, dan memprioritaskan keselamatan.

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan memperingati HUT RI ke-81 di Desa Ngerong ini berlangsung lancar, aman, dan kondusif. Saya mengimbau peserta dan penonton untuk tetap tertib hingga acara selesai,” tutur Jemik.

Di sisi lain, Panitia Penyelenggara, Wibowo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan musiman. Karnaval ini menjadi ruang nyata untuk melestarikan budaya sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga. Evaluasi dari tahun-tahun sebelumnya pun terus dilakukan demi memastikan acara berjalan tertib.

"Tahun ini ada 20 tim dari berbagai dusun se-Desa Ngerong yang ikut berpartisipasi. Kunci kelancaran acara ini adalah koordinasi yang solid antarwarga di setiap dusun," ujar Wibowo.

Ia juga mengapresiasi penuh dukungan dari pemerintah desa serta aparat keamanan. Sinergi antara panitia, masyarakat, Polsek, dan Koramil terbukti sukses menjaga kondusivitas di lapangan.

Selain menjadi pesta rakyat, pagelaran ini membawa dampak ekonomi positif yang signifikan. Kehadiran ribuan penonton membuka ladang rezeki bagi pelaku UMKM, pedagang kaki lima, hingga penyedia jasa sewa kostum lokal.

Tidak hanya itu, pemuda desa juga mengambil peran penting di balik layar. Mereka terlibat aktif mulai dari menyusun konsep, mendekorasi, hingga mengatur jalannya iring-iringan.

Melalui perpaduan seni, kreativitas, dan hiburan, pagelaran di Desa Ngerong ini membuktikan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan secara nyata melalui gotong royong, penguatan ekonomi lokal, serta pelestarian budaya yang mengakar di tingkat desa.
×
Berita Terbaru Update