Pada partai final di Rizqy Sport Center, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, kedua juara sama-sama menang 3-0. Nurjabali menundukkan Putri Majapahit Bulusari, sedangkan Putra Majapahit Bulusari mengatasi SBR Carat.
Kehadiran pemain berpengalaman menjadi daya tarik tersendiri. Nurjabali diperkuat setter andalan Timnas Indonesia, Arneta, yang berperan dalam mengatur serangan. Sementara Putra Majapahit mengandalkan pemain seperti Krisna, Hadi Suharto, dan Rama Fazza Fauzan.
Pertandingan tersebut memperlihatkan tingginya persaingan untuk merebut gelar. Pada saat yang sama, kompetisi antarklub dapat menjadi kesempatan bagi pemain untuk menguji kemampuan, meningkatkan jam terbang, dan mempelajari permainan lawan dengan karakter berbeda.
Saat turnamen dibuka pada 21 September 2026, ajang Bupati Cup diarahkan sebagai bagian dari upaya menjaring dan mengembangkan bibit atlet bola voli, dengan harapan muncul pemain yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) hingga Pekan Olahraga Nasional (PON).
Owner Rizqy Sport Center, Rokhmawan, mengatakan pihaknya bersyukur seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian turnamen berjalan lancar. Antusiasme penonton juga luar biasa, terutama pada pertandingan final. Ini menunjukkan bahwa olahraga bola voli memiliki tempat tersendiri di tengah masyarakat,” ujarnya.
Rokhmawan berharap turnamen dapat terus menjadi wadah pembinaan sekaligus memberi kesempatan kepada lebih banyak atlet lokal untuk berkembang. Ia juga menyatakan kesiapan Rizqy Sport Center apabila kembali dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan Bupati Cup pada tahun mendatang.
“Harapannya, turnamen ini bisa semakin meriah, kualitas pertandingan meningkat, dan semakin banyak atlet lokal yang mendapat kesempatan untuk berkembang,” pungkasnya. (Tom)


