Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Wakil Bupati Pasuruan Minta Guru PAUD Bantu Cegah Stunting.

Selasa, 29 Maret 2022 | Maret 29, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-03-30T02:55:16Z

          Wabup, Gus Mujib Imron

Pasuruan, Pojok Telu.
Hadiri Workshop Konsep Literasi PAUD, Wakil Bupati Pasuruan meminta kepada Kepala dan Guru PAUD untuk ikut bersama-sama mencegah stunting di Kabupaten Pasuruan. Saat memberikan sambutan di Aula TK Al Hidayah, Sangarejo Pandaan (28/3/2022), Gus Mujib atau sapaan akrab Wakil Bupati Pasuruan tersebut terus memberikan informasi seputar penyakit stunting.

Menurutnya stunting saat ini tidak hanya menjadi masalah serius di Kabupaten Pasuruan, melainkan sudah menjadi perhatian dunia. Akibat dari adanya penyakit stunting tersebut pertumbuhan anak tidak bisa maksimal meskipun dari luar anak terlihat biasa saja.

Gejala stunting pada anak salah satunya adalah pertumbuhan kondisi fisik yang terhambat. Selain kondisi fisik juga daya pikir dan daya ingat anak yang mengalami stunting cenderung lambat sehingga stunting perlu diantisipasi sejak dini.

“Stunting saat ini menjadi perhatian dunia karena akibat dari stunting anak menjadi lambat dalam pertumbuhannya. Dari fisik bisa dikatakan pendek atau cebol, usianya sudah 10 tahun misal namun kondisi fisiknya masih seperti anak usia 4 tahun. Tapi bukan lambat pertumbuhannya saja, tetapi juga daya pikir motoriknya yang lambat”, katanya saat memberikan sambutan.

Lebih lanjut Gus Mujib juga menjelaskan perlunya peran orang sekitar demi kesehatan dan perkembangan anak dimulai dari fase 1000 hari kehidupan pertama yang dimulai dari saat awal kehamilan hingga anak sudah berusia 2 tahun.

Dalam fase ini Wabup berharap para ibu hamil rutin memeriksakan kandungannya ke Posyandu untuk memastikan kesehatan janin serta dapat dilakukan penanganan apabila ada tanda-tanda janin atau bayi kurang sehat.

Diakhir arahannya, Gus Mujib meminta Kepala dan Guru PAUD untuk ikut mensukseskan gerakan Kasih Bersanding Mesra sebagai upaya untuk menanggulangi stunting dengan membantu mensosialisasikan bahaya stunting kepada para Ibu yang sedang mengandung.

“Panjenengan sebagai orang yang kita harapkan dapat ikut mensosialisasikan terkait penanganan dan penanggulangan stunting di Kabupaten Pasuruan. Panjenengan yang akrab dengan ibu-ibu muda yang sedang menghantarkan anaknya ke lembaga pendidikan kami harapkan untuk secara langsung mensosialisasikan bahaya stunting”, pungkasnya. Ony/Guh).
×
Berita Terbaru Update