Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Wabup Hj. Mimik Idayana Sambangi UPT PPSAB Sidoarjo, Pastikan Kondisi 46 Balita Sehat

Jumat, 10 April 2026 | April 10, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-10T13:22:28Z


SIDOARJO, pojoktelu.com
Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, melakukan kunjungan penuh kehangatan ke Unit Pelaksana Teknis Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (UPT PPSAB) Sidoarjo pada Kamis (9/4). Kunjungan ini menjadi momen emosional bagi orang nomor dua di Sidoarjo tersebut untuk melepas rindu dengan puluhan balita yang diasuh di sana.

Setibanya di lokasi, Hj. Mimik Idayana langsung disambut oleh Plt. Kepala UPT PPSAB Sidoarjo, Sri Mariyani. Tanpa canggung, Wabup segera menuju ruang pengasuhan. Raut bahagia terpancar dari wajahnya saat ia menggendong dan mengajak bermain anak-anak yang menyambutnya dengan tawa.

Saat ini, UPT milik Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur tersebut mengasuh 46 balita dengan rentang usia 0 hingga 6 tahun. Dari jumlah tersebut, 14 di antaranya merupakan anak penyandang disabilitas, dan enam anak lainnya telah memiliki Calon Orang Tua Angkat (COTA).

Hj. Mimik mengungkapkan bahwa niat untuk berkunjung sebenarnya sudah ada sejak momen Lebaran lalu. Namun, karena padatnya agenda kedinasan, ia baru bisa merealisasikannya hari ini.

“Sebenarnya sejak Lebaran kemarin saya ingin sekali memeluk anak-anak di sini. Alhamdulillah, hari ini rasa kangen itu terbayar. Saya sangat bersyukur melihat anak-anak dalam kondisi sehat dan ceria,” ujar Hj. Mimik dengan nada haru.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pengasuh yang telah merawat anak-anak dengan penuh kasih sayang.

“Para pengasuh di sini luar biasa. Terima kasih atas kesabaran dan keuletannya. Merawat mereka adalah tugas mulia,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kepala UPT PPSAB Sidoarjo, Sri Mariyani, menjelaskan bahwa anak-anak yang berada dalam asuhan mereka berasal dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Mayoritas merupakan bayi yang ditemukan telantar atau sengaja dibuang. Bahkan, baru-baru ini pihaknya menerima bayi yang baru berusia tiga hari.

“Saat ini total ada 46 anak, termasuk 14 anak disabilitas. Untuk pendidikan, ada dua anak yang sudah masuk TK dan enam anak bersekolah di SLB,” jelas Sri Mariyani.

Terkait teknis perawatan, Pramutiya Safitri, salah satu Pekerja Sosial di UPT PPSAB, memaparkan bahwa pengasuhan dilakukan selama 24 jam dengan sistem tiga shift. Setiap regu terdiri dari 5 hingga 6 pengasuh yang sigap menjaga anak-anak.

“Kami berupaya maksimal agar semua tertangani. Tantangan biasanya muncul saat ada anak yang harus menjalani rawat inap di RSUD, karena tenaga pengasuh di kantor otomatis berkurang untuk berjaga di rumah sakit. Namun, berkat bantuan rekan-rekan administrasi, semua tetap bisa berjalan lancar,” tutup Pramutiya. (Zaq/red)
×
Berita Terbaru Update