Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Sidoarjo Ajak Warga Desa Wonokalang Deteksi Dini Peredaran Narkoba

Minggu, 05 Juli 2026 | Juli 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-05T16:16:37Z

SIDOARJO, pojoktelu.com
Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H., M.Kn., mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memosisikan diri sebagai garda terdepan dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Seruan tersebut disampaikan Bupati Subandi saat menghadiri Sosialisasi P4GN dan Jalan Sehat Anti Narkoba dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Lapangan Desa Wonokalang, Kecamatan Wonoayu, Minggu (5/7/2026) pagi.

Dalam sambutannya, Subandi menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak akan optimal jika hanya bertumpu pada aparat penegak hukum. Keberhasilan P4GN mutlak membutuhkan benteng pertahanan yang kuat dari lingkungan terkecil, mulai dari keluarga, RT, RW, hingga tingkat pemerintah daerah.

"Narkoba adalah musuh nyata yang merusak masa depan bangsa. Pencegahannya tidak bisa instan dan tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Kita semua harus bergerak serentak untuk memutus mata rantai peredarannya," tegas Bupati Subandi.

Agenda strategis ini turut dihadiri oleh Kepala BNN Kabupaten Sidoarjo Kombes Pol. Gatot Soegeng Soesanto, S.H., Kepala Bakesbangpol Sidoarjo Fredik Suharto, S.Sos., M.M., Camat Wonoayu Drs. Anwar, serta jajaran Forkopimka dan Kepala Desa Wonokalang, Sujarwoto, S.H.

Bupati Subandi menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi taktis antara BNN dan Bakesbangpol Sidoarjo yang terus konsisten mengedukasi warga mengenai daya rusak narkoba.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, saya mengapresiasi setinggi-tingginya kolaborasi BNN dan Bakesbangpol. Ini adalah langkah konkret kita bersama untuk memproteksi warga Sidoarjo dari ancaman zat adiktif tersebut," lanjutnya.

Lebih lanjut, Subandi memaknai kegiatan jalan sehat ini bukan sekadar aktivitas fisik semata, melainkan manifestasi dari komitmen kolektif warga Sidoarjo untuk menolak keras kehadiran narkoba.

"Jalan sehat pagi ini adalah simbol perlawanan dan ketegasan. Kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat Sidoarjo memiliki fisik yang sehat, pikiran yang bersih, dan menolak kompromi dengan narkoba. Saya minta setiap warga yang hadir di sini menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing," pinta Bupati.

Di akhir sambutannya, Subandi memberikan catatan khusus yang perlu diwaspadai bersama. Ia membeberkan fakta bahwa Kecamatan Wonoayu saat ini menempati peringkat kedua dengan kasus narkoba tertinggi di Kabupaten Sidoarjo. 

Merespons kondisi darurat tersebut, ia meminta peran aktif orang tua dan tetangga untuk melakukan deteksi dini terhadap setiap perilaku yang mencurigakan di lingkungan mereka.

"Mari kita pererat kebersamaan dan mulai proteksi dari rumah kita sendiri. Jika semangat gotong royong ini berjalan solid, saya optimistis kita bisa menyelamatkan generasi muda dan mewujudkan Sidoarjo yang bersih dari narkoba (Bersinar)," pungkasnya. (Zaq/mar/red)
×
Berita Terbaru Update