Notification

×

Iklan

Iklan

Warga Watuprapat Nguling Bernapas Lega, Jalan Poros Kabupaten Mulai Dipaving Setelah Belasan Tahun Rusak

Jumat, 07 Agustus 2026 | Agustus 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-08T06:54:49Z


PASURUAN, pojoktelu.com
Kebahagiaan tengah dirasakan warga Desa Watuprapat, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Setelah hampir 14 tahun dibiarkan rusak parah, jalan poros kabupaten di desa tersebut akhirnya mulai dibangun kembali.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi kini sedang menggenjot pembangunan jalan sepanjang 1 kilometer dengan lebar 3,5 meter. Proyek infrastruktur dengan konstruksi paving block ini menelan anggaran sebesar Rp762 juta.

Kepala Dusun Waru, Desa Watuprapat, Eko Wahyu, mengaku sangat bersyukur karena usulan warga yang disampaikan bertahun-tahun lalu akhirnya terealisasi. Ia mengapresiasi gerak cepat Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, atas perhatiannya terhadap infrastruktur di desa mereka.

Menurut Eko, jalan tersebut terakhir kali disentuh perbaikan pada tahun 2012 silam. Sejak saat itu, kondisinya terus memburuk tanpa ada penanganan.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Pasuruan atas pembangunan jalan di Desa Watuprapat ini. Semoga tahun depan wilayah kami bisa kembali mendapatkan program pembangunan,” ujar Eko.

Eko menambahkan, akses ini memiliki peran yang sangat vital karena merupakan jalan poros kabupaten penghubung antarwilayah. Selama belasan tahun, warga terpaksa melintasi jalan rusak yang kerap mengancam keselamatan dan menghambat mobilitas ekonomi.

“Kurang lebih 14 tahun jalan ini tidak pernah tersentuh pembangunan. Baru di masa kepemimpinan Bupati Pasuruan sekarang akhirnya diperbaiki. Ini jelas sangat membantu sarana dan prasarana transportasi masyarakat,” imbuhnya.

Di sisi lain, progres pengerjaan di lapangan berjalan cukup positif. Perwakilan pelaksana proyek dari CV Duta Sarana Teknika, Rahmalia, mengungkapkan bahwa pekerjaan kini telah memasuki minggu ketiga.

“Alhamdulillah, pelaksanaan di lapangan berjalan lancar. Antusiasme masyarakat sangat tinggi dan mereka sangat mendukung proses pekerjaan. Hingga saat ini, progres pembangunan sudah mencapai sekitar 30 persen,” jelasnya.

Saat ini, pihak kontraktor tengah memfokuskan pekerjaan pada pemasangan kanstin (pembatas tepi jalan) serta penghamparan pasir sebagai lapisan dasar sebelum pemasangan paving block.

Dirinya juga optimistis proyek ini dapat rampung lebih cepat dari target yang ditentukan. Sesuai kontrak kerja, proyek ini sejatinya memiliki masa pelaksanaan selama 120 hari atau empat bulan.
×
Berita Terbaru Update