Notification

×

Iklan

Iklan

Ruwat Desa Pagerngumbuk Sajikan Makanan di Atas Amben Berbalut Jarik, Bupati Subandi Beri Apresiasi

Minggu, 17 Mei 2026 | Mei 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-18T00:10:12Z


SIDOARJO, pojoktelu.com
Ada yang unik dan berbeda pada pelaksanaan tasyakuran Ruwat Desa Pagerngumbuk, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, Minggu (17/5). Jika tradisi ruwat desa biasanya identik dengan pengajian, ziarah makam leluhur, dan pagelaran wayang kulit, Desa Pagerngumbuk menampilkan cara penyajian makanan yang tidak biasa.

Alih-alih menggunakan nampan biasa, warga menyajikan makanan di atas puluhan amben yang sekilas menyerupai keranda. Makanan tersebut ditata memanjang, lalu ditutup dengan kain jarik batik. Selain itu, belasan tumpeng raksasa berisi hasil pertanian dan puluhan nasi kuning turut diarak warga menuju balai desa.

Setibanya di lokasi, puluhan amben berisi makanan tersebut dijejer rapi di sisi kanan dan kiri pendopo. Ratusan warga tampak antusias berkumpul menantikan prosesi tasyakuran dimulai.

Suasana semakin meriah saat Bupati Sidoarjo, H. Subandi, hadir langsung di tengah-tengah masyarakat. Pihak Pemdes Pagerngumbuk menyambut orang nomor satu di Sidoarjo tersebut dengan cara yang ikonik, yakni dikawal oleh tokoh Hanoman dan barisan petani menuju balai desa.

Bupati Sidoarjo, H. Subandi, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kelestarian tradisi ini. Menurutnya, kearifan lokal seperti ruwat desa memiliki esensi yang sangat mulia sebagai wujud syukur atas hasil bumi sekaligus ruang doa bersama demi keselamatan desa.

"Tujuannya apa desa ini diselamati dan diruwat? Biar desanya Pak Lurah dalam penyelenggaraan pemerintahan diberikan kemudahan dan kelancaran, serta semoga seluruh warga diberikan keselamatan," ujar Subandi.

Ia juga menambahkan bahwa momentum ruwat desa menjadi sarana mempererat kerukunan antarwarga. Gotong royong warga yang ikhlas membawa hasil bumi untuk dinikmati bersama diyakini akan mendatangkan keberkahan yang melimpah.

"Mudah-mudahan niat kita bersyukur kepada Allah diterima. Mugi-mugi warga Desa Pagerngumbuk keluarganya diberikan kesehatan, rumah tangganya sakinah mawaddah warahmah, dan anak cucunya menjadi saleh-salehah. Yang tidak kalah penting, semoga semua tanamannya subur, sehat, dan hasil produksinya meningkat," pungkasnya. (*)
×
Berita Terbaru Update