Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkab Sidoarjo Siapkan Ruang Aman bagi Pecinta Balap Motor

Senin, 01 Juni 2026 | Juni 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-02T05:30:32Z


SIDOARJO, pojoktelu.com
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus berkomitmen menyediakan ruang positif bagi para pecinta otomotif, khususnya penggemar motor 2-tak dan balap motor. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui penyelenggaraan “Jayandaru All 2 Stroke Sidoarjo Vol. I” yang digelar di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, Minggu (31/5/2026).

Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah resmi bagi komunitas otomotif untuk menyalurkan hobi dan kreativitas secara aman. Kehadiran ruang ini sekaligus menjadi solusi preventif untuk mengikis aksi balap liar di jalan raya yang membahayakan publik.

Bupati Sidoarjo, Subandi, mengungkapkan bahwa motor 2-tak memiliki daya tarik tersendiri yang mampu melintasi sekat generasi, mulai dari kalangan muda hingga dewasa. Tingginya antusiasme peserta menjadi bukti nyata bahwa komunitas ini sangat besar dan solid.

“Event ini menjadi sarana wisata sekaligus hiburan bagi para pecinta motor 2-tak. Kendaraan ini penggemarnya luar biasa, tidak memandang usia. Pesertanya tidak hanya dari Sidoarjo, tetapi juga datang dari berbagai penjuru Indonesia,” ujar Subandi di sela-sela acara.

Tercatat sebanyak 110 peserta unjuk gigi dalam ajang ini. Mereka datang dari berbagai daerah di luar pulau, seperti Banjarmasin dan Ambon, hingga kawasan Jawa Tengah. Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyediakan berbagai hadiah menarik, termasuk satu unit sepeda motor Kawasaki Ninja sebagai hadiah utama.

Melihat animo yang begitu besar, Subandi memastikan bahwa pemerintah daerah akan menjadikan ajang seperti ini sebagai agenda rutin tahunan.

“Kami akan menjadwalkan kembali kegiatan serupa, baik di akhir tahun nanti maupun pada tahun 2027. Kami siapkan stimulus hadiah yang menarik agar gairah positif pecinta otomotif ini terus terjaga,” terangnya.

Sebagai sesama penggemar motor 2-tak, Subandi juga menyelipkan pesan penting terkait keselamatan berkendara (safety riding). Ia meminta komunitas menjadi pelopor tertib lalu lintas.

“Saya pribadi juga pecinta motor 2-tak. Harapan saya, keunikan motor ini dinikmati dengan cara yang tertib dan aman, bukan untuk kebut-kebutan atau balapan liar di jalan umum,” tegasnya.

Lebih lanjut, Subandi memaparkan bahwa festival otomotif ini membawa efek domino yang positif bagi perekonomian lokal. Sektor hilir seperti bengkel, toko suku cadang, hingga pelaku UMKM pendukung otomotif turut merasakan peningkatan omzet.

“Adanya event ini otomatis menggerakkan usaha bengkel dan penjualan perlengkapan motor. Jika kegiatan seperti ini bisa digelar dua kali setahun, pertumbuhan UMKM dan sektor usaha otomotif di Sidoarjo akan bergerak lebih cepat,” tambahnya.

Sebagai langkah jangka panjang untuk mendukung pengembangan olahraga otomotif yang profesional, Pemkab Sidoarjo saat ini tengah menyiapkan pembangunan sirkuit balap terintegrasi. Fasilitas publik seluas 20 hektare tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2027.

“Pada tahun 2027, Sidoarjo akan memiliki sirkuit seluas 20 hektare yang siap memanjakan para pecinta kecepatan. Dengan fasilitas resmi ini, anak-anak muda yang berbakat bisa membina prestasinya dengan baik dan tidak ada lagi alasan untuk balapan di jalan raya,” pungkas Subandi. (*)
×
Berita Terbaru Update