Notification

×

Iklan

Iklan

Rem Blong, Truk Kontainer Hantam 5 Motor dan Truk Tangki di Pandaan, 3 Nyawa Melayang

Selasa, 07 Juli 2026 | Juli 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-07T14:53:03Z

PASURUAN, pojoktelu.com
Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di persimpangan empat Patung Sapi, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 07.40 WIB. Sebuah truk kontainer yang diduga mengalami rem blong menghantam sejumlah kendaraan yang tengah berhenti di lampu merah. Akibatnya, tiga orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun truk kontainer bernomor polisi L-9381-CK tersebut melaju dari arah selatan (Malang) menuju utara (Surabaya). Saat memasuki area persimpangan yang berkontur menurun, truk berwarna merah tersebut diduga gagal melakukan pengereman saat lampu lalu lintas menyala merah.

Akibat kehilangan kendali, truk langsung menyeruduk lima sepeda motor dan satu truk tangki pengangkut air bersih yang berada di depannya. Benturan keras tersebut mengakibatkan kendaraan korban mengalami kerusakan parah, sementara para korban terkapar di badan jalan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan, Ipda Budi Wira, membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam.

"Terkait penyebab pasti mengapa truk tetap melaju dan gagal mengerem, saat ini masih kami dalami," ujar Ipda Budi Wira saat dikonfirmasi.

Pihak kepolisian juga merilis identitas tiga korban jiwa yang semuanya merupakan warga Kecamatan Prigen. Dua di antaranya adalah saudara kembar asal Desa Ledug bernama Asofi dan Ashif, serta seorang warga Desa Sukolelo bernama Iron. Selain korban tewas, lima orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke fasilitas medis terdekat.

"Jasad korban meninggal dunia sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Pusdik Brimob Watukosek. Sementara untuk korban luka-luka dilarikan ke beberapa rumah sakit terdekat untuk penanganan medis cepat," tambah Budi.

Insiden maut ini sempat melumpuhkan arus lalu lintas dan memicu kemacetan panjang di jalur nasional Surabaya–Malang maupun arah sebaliknya. Guna mengurai antrean kendaraan, petugas kepolisian di lapangan langsung memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem contraflow.

Hingga berita ini diturunkan, tim Satlantas Polres Pasuruan masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas juga tengah mengumpulkan keterangan dari para saksi serta mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian guna mengungkap kronologi utuh peristiwa kecelakaan tersebut. (Zaq/red)
×
Berita Terbaru Update