Notification

×

Iklan

Iklan

Progres Melandai, Ini Strategi Pemkab Sidoarjo Genjot Proyek Gedung HD RSUD Krian

Rabu, 30 September 2026 | September 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-01T04:21:02Z

SIDOARJO, pojoktelu.com – Pembangunan Gedung Hemodialisis (HD) Lantai 2 RSUD Sidoarjo Barat kini tengah berpacu dengan waktu. Lantaran progres proyek masih tertinggal 13 persen dari target, pihak pelaksana diminta segera menambah jumlah tenaga kerja dan jam lembur agar pembangunan tetap rampung tepat waktu pada akhir Desember 2026.

Kondisi tersebut terungkap saat Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, melakukan inspeksi mendadak (sidak) langsung ke lokasi proyek pada Rabu (30/9/2026). Mimik menyebutkan bahwa target pekerjaan seharusnya sudah menyentuh angka 35 persen, namun realisasi di lapangan baru mencapai sekitar 22 persen.

Keterlambatan ini dipicu oleh kendala logistik pada tahap sebelumnya, di mana sejumlah material pendukung seperti angkur dan scaffolding belum tersedia sesuai kebutuhan. Kini, setelah material utama dipastikan aman, pihak pelaksana mulai menyiapkan langkah percepatan dengan menambah sif pekerja dan memberlakukan lembur.

"Sudah ada keterlambatan 13 persen dari target 35 persen pekerjaan yang harus diselesaikan. Tapi insya Allah, akhir Desember 2026 ini semuanya sudah selesai," ujar Mimik optimistis.

Meski meminta proyek dikebut, Mimik menegaskan bahwa percepatan kerja tidak boleh mengorbankan kualitas konstruksi. Dalam sidak tersebut, ia memeriksa dengan jeli setiap material yang digunakan, mulai dari besi hingga struktur beton. Ia meminta pengawas memastikan seluruh material memenuhi spesifikasi teknis sebelum dipasang.

"Karena proyek ini menggunakan anggaran APBD di mana dana tersebut berasal dari dan untuk masyarakat maka pembangunannya harus berkualitas tinggi dan benar-benar sesuai spesifikasi. Tidak boleh asal-asalan!" tegasnya.

Dari hasil pemeriksaan kasat mata di lokasi, Mimik mengonfirmasi bahwa material besi yang digunakan sudah memenuhi standar SNI dan sesuai dengan spesifikasi pekerjaan. Kendati demikian, ia mengingatkan agar mutu beton tetap diuji secara ketat, baik untuk kekuatan tekan maupun parameter teknis lainnya.

"Pengawas proyek harus mengawasi dengan benar. Kalau ada yang tidak sesuai spesifikasi, langsung bilang dan tolak!" seru Wabup Mimik dengan nada tegas.

Tak hanya memeriksa material, Mimik juga meninjau langsung area konstruksi Lantai 2 Gedung HD. Salah satu titik yang menjadi perhatian utamanya adalah rencana pembangunan skybridge (jembatan penghubung) yang nantinya akan mengoneksikan gedung baru dengan gedung lama.

Di samping itu, ia memberikan sejumlah masukan terkait penataan kawasan sekitar rumah sakit. Mulai dari jalur pedestrian, ruang terbuka hijau, fasilitas masjid, hingga pemilihan jenis tanaman diminta dirancang secara matang agar tetap fungsional dan tidak mengganggu fasilitas yang sudah ada.

Mengingat tenggat waktu yang semakin mepet, Pemkab Sidoarjo meminta pelaksana proyek memanfaatkan sisa waktu secara maksimal melalui manajemen sumber daya manusia dan logistik yang matang, tanpa sedikit pun menurunkan standar kualitas konstruksi.
×
Berita Terbaru Update