Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tradisi Pedang Pora, Sambut Kedatangan AKBP Harto Agung Sebagai Kapolres Pasuruan

Kamis, 15 Januari 2026 | Januari 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-15T13:52:57Z


PASURUAN, pojoktelu.com
Suasana haru dan penuh makna menyelimuti apel Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolres Pasuruan, prosesi peralihan kepemimpinan ini diawali dengan ritual Tradisi Pedang Pora, sebuah warisan budaya di lingkungan Polri yang penuh simbolisme. Mengiringi perjalanan tugas pejabat lama dan menyambut tanggung jawab baru. Kamis (15/01/2026).

Di hari bersejarah itu, AKBP Jazuli Dani Irawan, S.I.K., M.Tr. (Opsla.) secara resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada AKPB Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H.. Namun, momen yang paling menggugah justru terletak pada pidato perpisahan AKBP Jazuli.

Dengan suara bergetar penuh penghormatan, mantan Kapolres Pasuruan itu menyampaikan. Ucapan terima kasih mendalam kepada seluruh personel.

"Tanpa dukungan dari rekan-rekan semua, tentunya saya tidak mungkin bisa berbuat jauh dan bisa sampai di titik sekarang ini," ujarnya di hadapan keluarga besar Polres Pasuruan.

Puncak dramatisasi terjadi ketika Jazuli memohon maaf dengan hati yang tulus. "Saya mohon keikhlasan dari rekan semua untuk mau memaafkan, apabila saya dan keluarga ada salah kata, ada kesalahan yang tidak saya sadari," imbuhnya.

Membawa suasana hening penuh kekhidmatan. Ia menggambarkan masa jabatannya sebagai sebuah ‘panggung sandiwara’ di mana perannya sebagai Kapolres telah berakhir. 

"Mudah-mudahan kita semua diberikan barokah, kesehatan, keselamatan," harapnya sembari menitipkan doa agar Pasuruan di bawah pimpinan baru bisa lebih baik, profesional, dan dicintai masyarakat.

Prosesi dilanjutkan dengan sambutan dari Kapolres baru, AKBP Harto Agung Cahyono. Di bawah rintikan hujan yang membasahi lapangan apel, Harto menyampaikan pesan penuh filosofi.

"Hujan ini mungkin memberikan kode alam kepada kita semua. Mudah-mudahan ke depan kita ini semuanya" katanya, mengajak seluruh personel mengantarkan seniornya dengan kehormatan terakhir yang terbaik.

Ia menambahkan, hujan yang turun adalah waktu yang mustajab untuk mendoakan. "Semoga senior kami diberikan kesehatan dan sukses sampai menjadi jenderal," ucap Harto penuh harap, sebelum menutup dengan seruan untuk menjaga kekompakan, soliditas, dan semangat kebersamaan di Polres Pasuruan.

Tradisi Pedang Pora dan apel Sertijab ini tidak hanya menjadi formalitas serah terima kekuasaan, tetapi lebih merupakan sebuah ritual peralihan penuh emosi, mengukuhkan ikatan batin antara pimpinan dan anak buah. Serta meneguhkan komitmen bersama untuk melindungi dan mengabdi kepada masyarakat Pasuruan.
×
Berita Terbaru Update