PASURUAN, pojoktelu.com
Sejumlah warga prasejahtera yang ada di Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Kini dapat merasakan fasilitas listrik gratis melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).
Hal ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Dalam memberantas ketimpangan akses energi mulai di rasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Program ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI dengan Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Dalam menyasar warga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Sementara itu, Kepala Desa Jatiarjo, Dardiri mengatakan bahwa penyaluran bantuan ini di dasari. Pada usulan yang diajukan melalui aplikasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) pada tahun 2025.
"Sebanyak 17 warga yang di usulkan oleh Pemerintah Desa Jatiarjo. Saat ini, sudah ada dua titik yang akan terealisasi secara bertahap," ujar Dardiri saat ditemui disela-sela pemasangan.
Kami juga mengapresiasi dan berterima kasih atas langkah Bupati Pasuruan, yang telah memberikan. Fasilitas bantuan dari kementerian ESDM.
Bantuan ini tidak hanya mencakup penyambungan arus listrik baru tetapi juga terdapat. Paket instalasi lengkap guna meringankan beban warga masyarakat.
"Untuk calon penerima manfaat di Desa Jatiarjo meliputi Dusun Tonggowa 7, Dusun Tegalkidul 7, Dusun Cowek 3. Untuk setiap penerima manfaat akan mendapatkan instalasi di tiga titik lampu. Serta pengisian token perdana secara gratis," terangnya.
Bantuan ini sangat komprehensif warga tidak hanya di pasangkan Kwh meter tetapi juga langsung bisa menyalakan lampu. Karena instalasi dan tokennya sudah di sediakan.
Sesuai dengan regulasi kriteria penerima program BPBL di tetapkan secara ketat yaitu warga prasejahtera yang terdaftar dalam DTKS, berdomisili di wilayah tersebut, serta telah melalui proses validasi oleh kepala desa atau pejabat setingkat.
"Melalui program ini di harapkan dapat meningkatkan taraf hidup dan produktivitas ekonomi warga masyarakat Desa Jatiarjo. Sekaligus mempercepat target rasio elektrifikasi di seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Pasuruan," pungkasnya. (Zaq/red)
